Sinergi Puskor Hindunesia dan Ajik Krisna: Bangkitkan Budaya dan Ekonomi Umat Melalui Festival Gerbang Nusantara 2026
Suara Hindunesia (Denpasar) – Dalam upaya memperkuat masa depan Hindu Nusantara melalui semangat ngayah, gotong royong, dan kolaborasi, Dewan Koordinasi Nasional (Dekornas) Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) melangsungkan audiensi strategis dengan tokoh pengusaha sukses kebanggaan Bali, I Gusti Ngurah Anom, atau yang akrab disapa Ajik Krisna.
Pertemuan hangat ini bukan sekadar ajang perkenalan organisasi, melainkan sebuah undangan terbuka dari Puskor Hindunesia untuk mengajak Ajik Krisna menjadi bagian dari pergerakan besar umat. Gerakan ini mengusung spirit utama: Bangga, Bangkit, dan Bangun Dharma Nusantara.

Festival Gerbang Nusantara 2026: Momentum Kebangkitan Umat
Sebagai wujud nyata dari visi pemberdayaan masyarakat, pendidikan, ekonomi Dharma, sosial kemanusiaan, pelestarian budaya, dan penguatan jaringan relawan, Puskor Hindunesia tengah bersiap menggelar perhelatan akbar bertajuk Festival Gerbang Nusantara 2026. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 17–19 Juli 2026 bertempat di Inna Bali Heritage Hotel, Denpasar.
Festival ini dirancang agar tidak hanya berhenti sebagai tontonan panggung seni budaya semata. Lebih jauh, ajang ini adalah gerakan bersama untuk memperkuat identitas Hindu Nusantara, memberdayakan UMKM dan ekonomi kreatif, mengembangkan potensi generasi muda, serta memperkuat kepedulian sosial lingkungan.
Rangkaian kegiatan meriah telah disiapkan, mulai dari Pentas Seni Budaya Nusantara, Parade Budaya, Lomba Religi Hindu, Festival UMKM, Dharma Wacana, Workshop, Yoga Massal, hingga Parade Ngelawar, Donor Darah, dan Diskusi Pelestarian Subak.

Mengapa Menggandeng Ajik Krisna?
Sosok Ajik Krisna selama ini sangat dikenal sebagai tokoh pengusaha inspiratif yang sukses membangun kerajaan bisnis berbasis budaya lokal Bali, sekaligus membuka jalan dan peluang bagi ribuan UMKM lokal untuk berkembang pesat.
Nilai dan rekam jejak inilah yang dinilai sangat sejalan dengan napas Festival Gerbang Nusantara 2026—yakni menjadikan kebudayaan tidak hanya sebagai warisan masa lalu, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi masa kini dan sarana pemberdayaan masyarakat luas.
Melalui audiensi ini, Puskor Hindunesia berharap Ajik Krisna berkenan menjadi mitra strategis dan memberikan dukungannya. Dukungan tersebut dapat berupa sinergi sponsorship, kolaborasi promosi melalui jaringan bisnis Krisna Oleh-Oleh, pembukaan peluang partisipasi bagi UMKM binaan, hingga sumbangsih pemikiran untuk memotivasi generasi muda Hindu agar berani berkarya dan berwirausaha.

Menjadikan Bali sebagai Etalase Nusantara
Puskor Hindunesia meyakini bahwa kolaborasi dengan berbagai tokoh masyarakat dan pelaku usaha sangatlah esensial. Keberhasilan membangun peradaban tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah semata.
Melalui sinergi dalam Festival Gerbang Nusantara 2026 ini, diharapkan posisi Bali akan semakin kuat, tidak hanya sebagai Barometer Hindu Nusantara, tetapi juga sebagai Etalase Budaya Nusantara dan Laboratorium Bhinneka Tunggal Ika.
Semoga langkah baik ini mendapat restu dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk ngayah membangun peradaban Dharma Nusantara.


FAQ – Pertanyaan Umum
Tujuan utama pertemuan ini adalah untuk bersilaturahmi sekaligus mengajak Bapak Ajik Krisna berkolaborasi menyukseskan perhelatan akbar Festival Gerbang Nusantara 2026. Puskor Hindunesia berharap beliau dapat menjadi mitra strategis yang menginspirasi kebangkitan ekonomi umat dan UMKM lokal.
Festival ini merupakan sebuah gerakan bersama yang diinisiasi oleh Puskor Hindunesia untuk memperkuat identitas Hindu Nusantara, memberdayakan UMKM dan ekonomi kreatif, melestarikan seni dan tradisi, serta membangun jejaring kolaborasi antarelemen masyarakat.
Acara ini dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari, yakni pada tanggal 17 hingga 19 Juli 2026, mengambil tempat di Inna Bali Heritage Hotel, Denpasar.
Sosok Ajik Krisna sangat dikenal sebagai pengusaha sukses yang berhasil membangun kerajaan bisnis (Krisna Oleh-Oleh) berbasis kearifan budaya Bali. Rekam jejak beliau yang sangat peduli pada pemberdayaan UMKM dinilai sangat sejalan dengan visi Festival Gerbang Nusantara untuk menjadikan budaya sebagai kekuatan penggerak ekonomi umat.
Puskor Hindunesia memohon kesediaan beliau untuk menjadi mitra strategis, memberikan dukungan sponsorship, membantu promosi festival melalui jaringan usahanya, membuka peluang bagi UMKM binaan untuk berpartisipasi, serta membagikan inspirasi kewirausahaan kepada generasi muda Hindu.
Festival ini tidak hanya sekadar pentas seni. Kegiatannya sangat beragam dan edukatif, meliputi Parade Budaya, Pentas Seni Budaya Nusantara, Lomba Religi Hindu, Festival UMKM, Dharma Wacana, Workshop/Talkshow, Yoga Massal, Parade Ngelawar, Donor Darah, hingga Diskusi Pelestarian Subak.















