Pilih Halaman

Puskor Hindunesia Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan Hindu se-Bali – Kepedulian Sosial Disela Seminar Nasional

Puskor Hindunesia Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan Hindu se-Bali – Kepedulian Sosial Disela Seminar Nasional

DENPASAR, Suara Puskor Hindunesia – Memperingati momentum bersejarah Hari Jadi ke-23, Puskor Hindunesia kembali menegaskan komitmennya dalam pergerakan sosial kemanusiaan. Di sela-sela kemeriahan dan diskursus intelektual pada Seminar Nasional bertajuk “Menjaga Warisan Peradaban Bali”, organisasi ini menggelar sesi khusus untuk menyalurkan santunan dan bantuan kepada panti asuhan Hindu se-Bali.

Penyerahan bantuan ini dipandu langsung oleh Ketua Umum Dekornas Puskor Hindunesia, Bapak Dr. (HC) Ida Bagus Ketut Susena, S.Kom. Sesi penyerahan secara simbolis dilakukan oleh jajaran kehormatan yang hadir, di antaranya Sekjen Dekornas Puskor Hindunesia Anak Agung Gde Agung, Bendahara Umum (Bendum) Ir. I Putu Gede Siarta, SH, Bapak Kakanwil Kemenag Bali, serta turut melibatkan para narasumber inspiratif yang mengisi seminar tersebut. Keterlibatan para tokoh ini menjadi pesan moral yang kuat bahwa para pemimpin dan pemikir Hindu tidak hanya menjaga warisan budaya secara konseptual, tetapi juga memelihara peradaban melalui kepedulian sosial yang nyata (Manawa Dharma).

Koordinator Nitama Puskor Hindunesia - Dewa Ayu Putu Tuty Setiari Menyerahkan Bantuan ke Yayasan Tat Twam Asi
Koordinator Nitama Puskor Hindunesia – Dewa Ayu Putu Tuty Setiari Menyerahkan Bantuan ke Yayasan Tat Twam Asi

Dana Punia Umat untuk Generasi Penerus

Bantuan yang diserahkan berupa kupon makan gratis untuk berbelanja di seluruh gerai Pasar ACK, ditambah alokasi 20 buah botol minum (tumbler) untuk masing-masing panti asuhan. Kupon dan barang yang didistribusikan ini bukan sekadar hadiah, melainkan hasil himpunan dana punia (donasi) tulus dari umat Hindu di seluruh penjuru Indonesia.

Secara organisatoris, pergerakan ini diinisiasi melalui sinergi pilar MANARMA (Sosial Kemanusiaan dan Kesehatan) yang bertugas mengeksekusi program sosial di lapangan, dan pilar DERMA (Dana Punia) yang mengkonsolidasikan donasi umat agar tepat sasaran.

Sekretaris Jendral Dekornas Puskor Hindunesia - Anak Agung Gde Agung Menyerahkan Simbolis Bantuan
Sekretaris Jendral Dekornas Puskor Hindunesia – Anak Agung Gde Agung Menyerahkan Simbolis Bantuan

Menjangkau Panti Asuhan dari Berbagai Pelosok Bali

Anak-anak panti asuhan adalah tunas bangsa dan penerus tongkat estafet dharma yang membutuhkan perhatian khusus. Panti-panti asuhan yang diundang dan menerima bantuan ini memiliki rekam jejak panjang dalam menampung, mendidik, dan membina mental-spiritual anak-anak Hindu dari berbagai wilayah di Bali.

Perwakilan panti asuhan yang dipanggil ke depan secara bergiliran meliputi panti asuhan yang tersebar di berbagai kabupaten, antara lain:

  • Panti Asuhan Pria Hita (Jembrana)
  • Panti Asuhan Semara Putra (31 anak)
  • Panti Asuhan Destawan
  • Yayasan Bunga Bali
  • Panti Asuhan Gayatri Widya Mandala (35 anak) – Berlokasi di Tabanan.
  • Panti Asuhan Pasraman Gurukula (25 anak)
  • Panti Asuhan Dharma Jati 1 & 2 (52 anak) – Digabung menjadi satu penyerahan.
  • Panti Asuhan Yasa Kerti (26 anak) – Berlokasi di Karangasem.
  • Panti Asuhan Sunia Giri
  • Yayasan Tat Twam Asi (39 anak)

Setiap pengurus panti asuhan menyambut dengan penuh haru dan rasa syukur atas uluran tangan serta gotong royong umat melalui Puskor Hindunesia. Bantuan operasional seperti kupon makan dan tumbler ini dinilai sangat praktis dan bermanfaat langsung bagi kebutuhan harian anak-anak asuh.

Melalui kegiatan ini, Puskor Hindunesia membuktikan bahwa perayaan hari jadi ke-23 bukan sebatas eforia selebrasi, melainkan ruang untuk merefleksikan kembali nilai luhur ajaran Hindu: pelayanan kepada sesama (seva) adalah bentuk tertinggi dari ibadah.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Dalam rangka apa penyerahan bantuan ke panti asuhan ini dilakukan? Penyerahan bantuan ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial memperingati Hari Jadi ke-23 Puskor Hindunesia, dan dilaksanakan secara simbolis di sela-sela Seminar Nasional “Menjaga Warisan Peradaban Bali”.

Apa bentuk santunan yang diberikan kepada panti asuhan? Bantuan berupa kupon makan gratis yang dapat ditukarkan di gerai Pasar ACK terdekat, serta tambahan masing-masing 20 buah botol minum (tumbler) untuk setiap panti asuhan yang hadir.

Dari mana sumber dana untuk bantuan tersebut? Santunan ini murni bersumber dari dana punia (donasi) umat dari seluruh Indonesia yang dihimpun melalui pilar DERMA (Pilar Dana Punia) Puskor Hindunesia, yang kemudian didedikasikan sepenuhnya untuk operasional dan kesejahteraan anak-anak panti asuhan.

Siapa sajakah tokoh yang menyerahkan bantuan secara simbolis? Penyerahan simbolis dilakukan oleh Sekjen Dekornas Anak Agung Gde Agung, Bendum Ir I Putu Gede Siarta, SH, Koordinator NITAMA Puskor Hindunesia -Dewa Ayu Putu Tuty Setiar, Kakanwil Kemenag Bali, serta para narasumber seminar, dengan dipandu langsung oleh Ketum Dekornas Bapak Dr. H.C. Ida Bagus Ketut Susena, S.Kom.

GERBANG NUSANTARA merupakan singkatan dari Gerakan Bangga, Bangkit, Bangun Hindu Dharma Nusantara.
Translate »

Pin It on Pinterest

Share This