Gubernur Bali Respon Cepat, Puskor Hindunesia Fasilitasi Bantuan Bedah Rumah Rp 51 Juta di Tabanan
TABANAN – Sinergi kemanusiaan antara Pemerintah Provinsi Bali dan relawan dharma kembali membuahkan hasil nyata. Mimpi I Wayan Karem, seorang petani penggarap di Banjar Tegayang, Desa Penatahan, Penebel, untuk memiliki hunian layak huni kini segera terwujud.
Melalui koordinasi intensif antara Puskor Hindunesia dan Pemerintah Provinsi Bali, bantuan tunai sebesar Rp 51.000.000 diserahkan langsung kepada keluarga Wayan Karem pada Kamis, 23 April 2026. Bantuan ini merupakan respon cepat Gubernur Bali atas informasi yang disampaikan melalui jaringan komunikasi Puskor Hindunesia.
Penyerahan Bantuan dan Sinergi Lapangan
Bantuan diserahkan oleh perwakilan Dinas PUPR Perkim Provinsi Bali, I Putu Karunia, dan diterima langsung oleh Wayan Karem didampingi istrinya. Penyerahan ini turut disaksikan oleh berbagai pihak sebagai bentuk transparansi dan dukungan komunitas, di antaranya:
- Tim Relawan Puskor Hindunesia.
- Bhabinkamtibmas Desa Penatahan, I Gusti Ketut Suarsana.
- Perbekel Desa Penatahan, I Nengah Surtika.
- Bendesa Adat Penatahan, I Wayan Suarna.
- Kawil Banjar Tegayang, I Wayan Widiarka.
Target Pembangunan
Berdasarkan hasil koordinasi antara Ketua Umum Dekornas Puskor Hindunesia bersama tokoh adat dan relawan setempat, total biaya yang dibutuhkan untuk membangun kembali rumah Wayan Karem diperkirakan mencapai Rp 70.000.000.
Kekurangan dana serta teknis pengerjaan akan dikelola melalui aksi gotong royong dan sinergi tim Sosial Kemanusiaan Puskor Hindunesia. Langkah cepat ini diambil guna memastikan keluarga Wayan Karem terhindar dari risiko rumah roboh yang mengancam keselamatan mereka.
Apresiasi untuk Pemerintah Provinsi
Ketua Umum Dekornas, bersama jajaran Dekorwil Bali dan Korda Tabanan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Bali.
“Kami berterima kasih atas kepedulian Bapak Gubernur yang sangat responsif terhadap permasalahan sosial keumatan. Sinergi ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan relawan dapat mempercepat kesejahteraan masyarakat,” ungkap perwakilan Puskor Hindunesia.














