Pilih Halaman

Perkuat Sinergi Seni Budaya; Puskor Hindunesia Gelar Audiensi Strategis dengan ISI Bali Menuju Gerbang Nusantara 2026

Perkuat Sinergi Seni Budaya; Puskor Hindunesia Gelar Audiensi Strategis dengan ISI Bali Menuju Gerbang Nusantara 2026

DENPASAR, Suara Hindunesia — Dewan Koordinasi Nasional (Dekornas) Puskor Hindunesia secara resmi menggelar kunjungan audiensi ke Institut Seni Indonesia (ISI) Bali pada Kamis (11/6) sore. Langkah taktis ini diambil guna mematangkan komparasi konsep, spirit, serta perencanaan kerja sama lintas institusi dalam menyukseskan perhelatan akbar Festival Gerbang Nusantara 2026.

Pertemuan berkadar strategis tersebut dilangsungkan mulai pukul 15.00 WITA bertempat di kompleks rektorat ISI Bali, Denpasar. Kehadiran jajaran fungsionaris nasional dan wilayah Puskor Hindunesia diterima secara langsung oleh Wakil Rektor III ISI Bali, Profesor Komang Sudirga, yang bertindak mewakili Rektor ISI Bali. Momentum ini menjadi wadah krusial untuk menegaskan kembali visi besar gerakan Hindu dalam merangkul institusi akademik seni terkemuka di tanah air.

Dalam pemaparannya, pihak Puskor Hindunesia mengurai secara gamblang anatomi perencanaan Gerbang Nusantara 2026. Esensi dasar dari pagelaran berskala masif tersebut bertumpu pada penguatan nilai spiritualitas Nusantara yang diwujudkan melalui kreasi seni budaya orisinal dan kolaboratif. Sinergi ini dirancang untuk melibatkan seluruh elemen kebudayaan di tanah air guna membangun benteng peradaban yang berakar kuat pada kearifan lokal.

Tanggapan Positif atas Audensi Gerbang Nusantara 2026 dari Profesor Komang Sudirga selaku Wakil Rektor III ISI Bali
Tanggapan Positif atas Audensi Gerbang Nusantara 2026 dari Profesor Komang Sudirga selaku Wakil Rektor III ISI Bali

Ketua Umum Dekornas Puskor Hindunesia, selaku pimpinan delegasi sekaligus penanggung jawab kepanitiaan, menegaskan bahwa ISI Bali memegang peran sentral dalam peta jalan kebudayaan yang tengah digagas. Kualitas akademik, reputasi global, serta rekam jejak riset seni yang dimiliki ISI Bali menjadi alasan utama di balik inisiasi kemitraan strategis ini.

“Jadi kita dari Puskor Indonesia secara khusus hadir untuk memaparkan tentang konsep Gerbang Nusantara 2026 ini, baik dari sisi perencanaan, kemudian juga spirit, kemudian juga tim yang akan kita libatkan. Salah satunya adalah dengan festival seni budaya yang menghadirkan nuansa Nusantara. Nah dari sinilah peran ISI Bali kita harapkan untuk bisa memberikan kontribusi nyata dan terlibat dalam festival Gerbang Nusantara 2026 dengan menghadirkan seniman-seniman tari yang sudah sangat terkenal.”

Lebih lanjut, Ketua Umum Dekornas Puskor Hindunesia menggarisbawahi urgensi pemanfaatan rekam jejak emas ISI Bali untuk membawa kemegahan Nusantara ke lanskap yang lebih luas.

“Dalam arti, ISI memiliki catatan yang sangat-sangat bagus untuk pentas-pentas seni berskala nasional maupun dunia. Dan oleh karena itu kita harapkan mereka bisa memberikan sumbangsih ataupun pentas seni yang bernuansa Nusantara,” imbuh Ketua Umum penuh optimisme di hadapan jajaran rektorat.

Panitia Gerbang Nusantara 2026 bersama Ketua Umum Puskor Hindunesia di Ruang Tunggu
Panitia Gerbang Nusantara 2026 bersama Ketua Umum Puskor Hindunesia di Ruang Tunggu

Komposisi Delegasi dan Keterlibatan Tim

Guna memastikan keseriusan agenda, Dekornas Puskor Hindunesia memboyong delegasi inti yang terdiri atas tujuh fungsionaris dan praktisi kebudayaan terkemuka. Formasi lengkap delegasi yang hadir sore tadi adalah sebagai berikut:

  • Ketua Umum Dekornas Puskor: Hadir sebagai Pimpinan Delegasi Utama sekaligus Penanggung Jawab Panitia.
  • Bapak Nyoman Mahendra: Hadir selaku Wakil Ketua Panitia dan Ketua Dewan Koordinasi Wilayah (Dekorwil) Bali.
  • Bapak Anak Agung Gede Gria: Bertindak sebagai Koordinator Pentas Seni dan Budaya.
  • Bapak Nyoman Benhur: Bertindak sebagai Koordinator Hubungan Masyarakat (Humas) dan Sponsorship.
  • Bapak Nyoman Sujara: Bertindak sebagai Koordinator Perlengkapan.
  • Ibu Ni Nyoman Metri & Tim: Hadir sebagai representasi dari Sanggar Tari Kawitan Dharma Nusantara.

Respons sangat positif diberikan oleh Profesor Komang Sudirga selaku Wakil Rektor III ISI Bali. Melalui pemaparan visi dan misi Gerbang Nusantara 2026 ini, ISI Bali diharapkan dapat segera menegaskan bentuk-bentuk kerja sama nyata dengan Puskor Hindunesia, khususnya di bidang penggalian seni budaya Nusantara. Langkah nyata ini diharapkan menjadi pemantik awal yang kokoh bagi kebangkitan kebudayaan Hindu-Nusantara yang inklusif, progresif, dan mendunia.

FAQ – Pertanyaan Umum

Apa tujuan utama dari audiensi Puskor Hindunesia ke ISI Bali?

Tujuan utama audiensi ini adalah untuk membangun kerja sama dan kolaborasi konkret dengan ISI Bali dalam rangka menyukseskan perhelatan akbar Festival Gerbang Nusantara 2026, khususnya di bidang pentas seni dan penggalian budaya Nusantara.

Siapa perwakilan dari ISI Bali yang menyambut kedatangan delegasi Puskor Hindunesia?

Delegasi Puskor Hindunesia disambut secara langsung oleh Wakil Rektor III ISI Bali, yakni Profesor Komang Sudirga, yang mewakili Rektor ISI Bali.

Mengapa Puskor Hindunesia memilih menggandeng ISI Bali?

Puskor Hindunesia memandang ISI Bali memiliki rekam jejak, reputasi, dan catatan yang sangat luar biasa dalam mementaskan karya seni berskala nasional maupun dunia. Kualitas ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dan menghadirkan seniman-seniman tari kenamaan untuk memeriahkan Gerbang Nusantara 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hindu Wiwitan merupakan salah satu warisan spiritual leluhur Nusantara yang berkembang di tengah masyarakat Sunda dengan nilai-nilai kearifan lokal, penghormatan kepada alam semesta, leluhur, dan ajaran Dharma yang hidup secara turun-temurun. https://bit.ly/4oxYBR5
Translate »

Pin It on Pinterest

Share This