Audiensi Puskor Hindunesia dan Pengurus Harian PHDI Pusat: Selaraskan Visi dan Enam Pilar Dharma Nusantara
Media Suara Hindunesia, Jakarta — Tim Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) di bawah komando Ketua Umum Dekornas diagendakan melangsungkan audiensi strategis dengan Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat. Pertemuan kelembagaan ini dijadwalkan berlangsung pada hari Selasa, 27 Oktober 2026, pukul 10.30 hingga 11.30 WIB di Sekretariat PHDI Pusat, Jalan Anggrek Nelly Murni, Jakarta Barat.
Delegasi inti Puskor Hindunesia yang ditugaskan mengawal agenda krusial ini terdiri dari lima tokoh penggerak, yakni Ida Bagus K. Susena, Bambang Narayana, Pande Arya Cakti, Ida Bagus Carma, dan Ida Bagus Dharma Yoga.
Dalam audiensi tersebut, Puskor Hindunesia memaparkan cetak biru pergerakan keumatan secara komprehensif sebagai landasan sinergi dengan majelis tertinggi agama Hindu. Pemaparan difokuskan pada visi besar organisasi, yakni mewujudkan Hindunesia yang Santih (damai), Kertha (berkeadilan), dan Jagadhita (sejahtera). Visi ini dijalankan dengan landasan implementasi Tri Hita Karana dan semboyan pergerakan “Bangga, Bangkit, Bangun”.
Sebagai wujud nyata dari strategi pelayanan di akar rumput, delegasi membedah secara rinci Enam Pilar Hindunesia yang menjadi motor penggerak organisasi. Keenam pilar tersebut meliputi:
- Manawa Dharma (MANARMA): Pilar Sosial Kemanusiaan yang berfokus pada pelayanan kesehatan, bantuan bencana alam, dan pelestarian lingkungan.
- Waisya Dharma (WARMA): Pilar Gerakan Ekonomi Dharma yang mendorong kemandirian UMKM Hindu Nusantara melalui gerakan GEMA Satwika.
- Dermawan Dharma (DERMA): Pilar Dana Punia yang membudayakan kesadaran kolektif mepunia, salah satunya melalui program Ketipat Puri.
- Bala Hindu Dharma (BHIMA): Pilar Bela Dharma yang bersinergi dalam pengamanan kegiatan keagamaan, penanggulangan bencana (SatgasSena), dan kolaborasi bersama Pecalang.
- Yowana Dharma (WANARMA): Pilar Pemuda & Regenerasi yang menyiapkan kader muda Hindu berkarakter dan berdaya saing.
- Wanita Dharma (NITAMA): Pilar Pemberdayaan Wanita yang memperkuat ketangguhan dan kemandirian perempuan Hindu dalam menopang keluarga serta pelestarian adat.

Selain memaparkan kerangka konseptual, Puskor Hindunesia juga menunjukkan bukti kerja nyata (rekam jejak) yang telah ditorehkan sejak berdiri. Delegasi menyoroti keberhasilan advokasi perlindungan kawasan suci seperti KSPN Besakih dan Pulau Menjangan, serta dedikasi tanpa henti dalam misi kemanusiaan nasional, tanggap bencana (seperti erupsi Gunung Agung dan likuifaksi Palu), hingga fasilitasi pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Penyampaian cetak biru dan rekam jejak ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara kekuatan relawan akar rumput Puskor Hindunesia dengan PHDI Pusat, guna memastikan arah perjuangan umat semakin solid, terukur, dan berdampak nyata bagi seluruh Hindu Nusantara.
FAQ – Pertanyaan Umum
Audiensi diselenggarakan pada Selasa, 27 Oktober 2026, pukul 10.30–11.30 WIB bertempat di Sekretariat PHDI Pusat, Jl. Anggrek Nelly Murni, Jakarta Barat.
Delegasi dipimpin oleh Ketua Umum Dekornas Ida Bagus K. Susena, bersama Bambang Narayana, Pande Arya Cakti, Ida Bagus Carma, dan Ida Bagus Dharma Yoga.
Puskor Hindunesia memaparkan cetak biru pergerakan yang berfokus pada visi mewujudkan umat yang Santih, Kertha, dan Jagadhita, penjelasan komprehensif mengenai strategi operasional melalui Enam Pilar Hindunesia (MANARMA, WARMA, DERMA, BHIMA, WANARMA, NITAMA), serta rekam jejak pengabdian sosial dan advokasi keumatan.















