Dekorwil Bali Puskor Hindunesia Hadiri Audiensi Dharmapala Nusantara: Pererat Sinergi dan Persaudaraan Hindu-Buddha di Denpasar
DENPASAR, Media Suara Hindunesia — Komitmen berkelanjutan dalam merawat keharmonisan lintas keagamaan di Kota Denpasar kembali ditunjukkan secara nyata oleh Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia). Dewan Koordinasi Wilayah (Dekorwil) Puskor Hindunesia Provinsi Bali hadir dalam agenda audiensi bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) Dharmapala Nusantara Bali pada Kamis (15/10/2026), bertempat di Kantor Pembimas Agama Buddha Provinsi Bali, Jalan Letda Tantular, Civic Centre–Yang Batu, Renon, Denpasar.
Dalam pertemuan kelembagaan tersebut, Puskor Hindunesia diwakili langsung oleh jajaran pengurus dan relawan, yakni Nyoman Benhur Rahjaya, Christina Pujiastuti, dan Made Yopik Aryani. Kehadiran ketiganya mencerminkan dukungan penuh organisasi terhadap penguatan jalur komunikasi, kerja sama strategis, dan pengokohan hubungan persaudaraan antarkomponen umat beragama di Bali, khususnya di pusat denyut kelembagaan Kota Denpasar.
Di bawah kepemimpinan Ir. I Nyoman Marhaendra selaku Ketua Dewan Koordinasi Wilayah (Dekorwil) Bali Puskor Hindunesia, organisasi terus secara konsisten mendorong terbangunnya relasi yang harmonis, inklusif, dan konstruktif dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan keagamaan Buddha.
Audiensi ini merupakan tindak lanjut resmi dari undangan yang dilayangkan oleh DPD Dharmapala Nusantara Bali melalui surat Nomor 006/SUnd/DPDDN-ABB-Bali/X/2026 tertanggal 13 Oktober 2026, yang ditandatangani oleh Ketua Dewi Lim dan Sekretaris Eka Tirta Nugeraha.
Membangun Komunikasi dan Kolaborasi Lintas Keagamaan
Pertemuan tatap muka ini menjadi wahana strategis untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membuka ruang kerja sama konkret antara Dharmapala Nusantara Bali dan Puskor Hindunesia dalam berbagai dimensi kehidupan keagamaan maupun sosial-kemasyarakatan di ranah lokal Denpasar dan Bali secara luas.
Agenda audiensi mencakup pengenalan jajaran kepengurusan DPD Dharmapala Nusantara Bali, pemaparan visi dan misi organisasi, serta penyampaian garis besar program kerja yang berorientasi pada:
- Pembinaan Umat: Memperkuat fondasi moral, spiritual, dan mental generasi keumatan.
- Pengembangan Kegiatan Keagamaan Buddha: Mendorong aktivitas keagamaan yang aktif, dinamis, dan menyejukkan.
- Pelestarian Nilai Budhis Nusantara: Merawat nilai-nilai luhur Buddhadharma dan khazanah budaya Buddhis Nusantara yang berdampingan selaras dengan tradisi lokal.
Selain memperkuat relasi kelembagaan antarsimpul organisasi keagamaan di Denpasar, forum dialogis ini secara spesifik diarahkan untuk menjajaki implementasi program bersama yang berdaya guna dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Partisipasi aktif delegasi Puskor Hindunesia menjadi ikhtiar kolektif dalam membuka ruang dialog yang inklusif, saling menghargai, dan berpijak pada kebersamaan.
Memperkuat Ikatan Historis dan Spiritual Hindu–Buddha
Hubungan persaudaraan antara tradisi Hindu dan Buddha merupakan fondasi integral dari bentang panjang sejarah peradaban Nusantara. Kedua tradisi agung ini terbukti memberikan kontribusi peradaban yang tak ternilai dalam membentuk kekayaan spiritual, tatanan kebudayaan, serta etika hidup masyarakat Indonesia sejak era klasik.
Di Pulau Dewata, khususnya di wilayah perkotaan majemuk seperti Denpasar, vibrasi persaudaraan Hindu–Buddha memegang peranan strategis dalam merawat stabilitas dan kerukunan sosial di tengah dinamika perkembangan zaman.
Oleh karena itu, jalinan komunikasi intensif antara Puskor Hindunesia dan Dharmapala Nusantara Bali diharapkan menjadi jembatan kokoh untuk memperluas saling pengertian (mutual understanding), memperkuat sikap saling menghormati, serta menumbuhkan kesadaran kolektif umat perihal pentingnya menjaga kedamaian pulau ini. Hubungan persaudaraan ini diproyeksikan tidak berhenti pada tataran seremonial antarlembaga, melainkan bertransformasi menjadi kerja sama nyata di bidang aksi sosial-kemanusiaan, pendidikan, pelestarian adat dan budaya, serta pelayanan pengabdian masyarakat (Dharma).
Meneguhkan Semangat Kebersamaan untuk Denpasar dan Bali yang Harmonis
Keikutsertaan perwakilan Puskor Hindunesia dalam audiensi ini menegaskan kembali peran penting organisasi kemasyarakatan keagamaan sebagai jangkar persatuan dan penjaga stabilitas sosial.
Keterlibatan aktif Nyoman Benhur Rahjaya, Christina Pujiastuti, dan Made Yopik Aryani menjadi bukti dukungan Puskor Hindunesia terhadap komunikasi yang berkelanjutan dengan jajaran Dharmapala Nusantara Bali. Kolaborasi dan sinergi antarinstitusi keagamaan diyakini dapat menjadi energi kolektif yang solutif dalam merespons persoalan kemasyarakatan, seraya memperteguh nilai-nilai toleransi, solidaritas kemanusiaan, serta kepedulian sosial.
Langkah ini berjalan selaras dengan pengamalan nilai luhur Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang menempatkan keberagaman sebagai kekayaan bangsa yang wajib dirawat bersama. Melalui dialog intensif, anjangsana, dan semangat persaudaraan Hindu–Buddha, kedua lembaga siap melangkah bersama menjaga keharmonisan Bali, melestarikan nilai adiluhung Nusantara, serta memperkokoh persatuan bangsa. (KAS/Red)
Bangga, Bangkit, Bangun! JAYA HINDUNESIA!
FAQ – Pertanyaan Umum
Audiensi berlangsung pada hari Kamis, 15 Oktober 2026, bertempat di Kantor Pembimas Agama Buddha Provinsi Bali, Jalan Letda Tantular, kawasan Civic Centre–Yang Batu, Renon, Denpasar.
Delegasi dipimpin oleh tiga perwakilan, yaitu Nyoman Benhur Rahjaya, Christina Pujiastuti, dan Made Yopik Aryani, di bawah arahan Ketua Dekorwil Bali Puskor Hindunesia, Ir. I Nyoman Marhaendra.
Pertemuan berfokus pada pengenalan visi, misi, dan program kerja Dharmapala Nusantara, penguatan sinergi lintas agama, pelestarian nilai Buddhadharma dan budaya Nusantara, serta penjajakan kerja sama nyata di bidang sosial, pendidikan, dan keharmonisan masyarakat Hindu-Buddha di Bali.
















