Tiga Pimpinan Tertinggi PHDI Masa Bakti 2026-2031 Resmi Ditetapkan di Mahasabha XIII
Media Suara Hindunesia, Jakarta — Momen bersejarah dan krusial yang dinanti-nantikan oleh seluruh elemen umat Hindu Nusantara akhirnya tiba. Sidang paripurna Mahasabha XIII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) yang digelar di Jakarta secara resmi telah menetapkan tiga unsur pimpinan tertinggi organisasi untuk masa bakti 2026–2031.
Keputusan ini disahkan dan dibacakan langsung di hadapan para peserta sidang pada tanggal 10 Oktober 2026, menandai tonggak awal bagi perjalanan kelembagaan majelis tertinggi umat Hindu di masa depan.
Susunan Tiga Pilar Pimpinan Tertinggi PHDI
Berdasarkan surat keputusan yang dibacakan oleh pimpinan sidang, susunan kepemimpinan tiga pilar utama PHDI Pusat telah disahkan dengan rincian sebagai berikut:
- Dharma Adyaksa: Ida Pandita Mpu Siwa Budha Daksa Darmita resmi ditetapkan sebagai pucuk pimpinan Sabha Pandita (Dewan Rohaniwan) melalui Ketetapan Mahasabha XIII Nomor 21.
- Ketua Sabha Walaka: Kolonel Inf. (Purn) I Nengah Dana, S.Ag., secara sah menerima amanah untuk mengemban tugas sebagai Ketua Sabha Walaka melalui Ketetapan Nomor 22.
- Ketua Pengurus Harian: Setelah melalui proses perhitungan suara yang transparan, Letnan Jenderal TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.Han., secara meyakinkan terpilih dan ditetapkan sebagai nakhoda baru Ketua Pengurus Harian melalui Ketetapan Nomor 23.

Pembentukan 17 Anggota Formatur
Seiring dengan selesainya penetapan tiga pimpinan tertinggi tersebut, pimpinan sidang juga langsung mengumumkan pembentukan tim formatur yang akan bertugas merumuskan susunan personalia dan kelengkapan kepengurusan.
Berdasarkan Tata Tertib Bab 11, tim formatur disahkan berjumlah 17 orang dengan komposisi yang mewakili berbagai unsur, yaitu:
- Dharma Adyaksa terpilih dan Dharma Adyaksa demisioner.
- Ketua Sabha Walaka terpilih dan Ketua Sabha Walaka demisioner.
- Ketua Pengurus Harian terpilih dan Ketua Umum demisioner.
- Utusan PHDI Provinsi sebanyak 9 orang, yang dibagi secara proporsional sebagai perwakilan wilayah barat, tengah, dan timur.
- Utusan organisasi kemasyarakatan Hindu berskala nasional sebanyak 2 orang.
Sebelum menutup sidang untuk dilanjutkan pada agenda rapat formatur, pimpinan sidang memberikan instruksi khusus kepada para perwakilan wilayah (barat, tengah, dan timur) serta utusan organisasi kemasyarakatan agar segera berembuk menentukan nama-nama perwakilannya di dalam susunan tim formatur.
Sebagai informasi tambahan, sidang pleno hari ini telah resmi ditutup pada pukul 22:23 WIB. Seluruh rangkaian persidangan dan agenda Mahasabha XIII selanjutnya akan kembali dilanjutkan pada esok hari.
Kini, seluruh elemen Hindu Nusantara menaruh harapan besar pada kepemimpinan yang baru agar mampu membawa PHDI menjadi rumah agung yang senantiasa mengayomi, mempersatukan, dan mengawal kebangkitan umat.
Bangga, Bangkit, Bangun! JAYA HINDUNESIA!
FAQ – Pertanyaan Umum
Berdasarkan keputusan sidang Mahasabha XIII pada tanggal 10 Oktober 2026, pimpinan yang ditetapkan adalah Ida Pandita Mpu Siwa Budha Daksa Darmita sebagai Dharma Adyaksa, Kolonel Inf. (Purn) I Nengah Dana, S.Ag. sebagai Ketua Sabha Walaka, dan Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.Han. sebagai Ketua Pengurus Harian.
Tim formatur berjumlah 17 orang yang bertugas untuk menyusun kelengkapan dan personalia kepengurusan PHDI Pusat secara utuh.
Ke-17 anggota formatur tersebut terdiri dari pimpinan terpilih dan pimpinan demisioner (Dharma Adyaksa, Ketua Sabha Walaka, Ketua Pengurus Harian), 9 orang utusan PHDI Provinsi (mewakili barat, tengah, timur), serta 2 orang utusan organisasi kemasyarakatan Hindu tingkat nasional.
Sidang pleno penetapan pimpinan ditutup pada pukul 22:23 WIB dan agenda persidangan Mahasabha XIII selanjutnya akan kembali dilanjutkan pada esok harinya.
















