Sinergi Puskor Hindunesia dan Bappenas: Kawal Bantuan Pirolisis untuk Pelestarian Palemahan Bali
JAKARTA, Media Suara Hindunesia — Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia) terus memperluas jejaring kemitraan strategisnya di tingkat nasional demi kemaslahatan umat dan lingkungan. Sebuah kehormatan luar biasa diterima oleh jajaran pengurus pusat Puskor Hindunesia yang mendapat undangan khusus untuk makan siang sekaligus beraudiensi langsung dengan jajaran pimpinan Bappenas di Jakarta.
Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi momentum esensial bagi Puskor Hindunesia untuk mensinergikan program pelestarian lingkungan atau Palemahan di Pulau Bali bersama pemerintah pusat. Fokus utama dari audiensi ini adalah pembahasan mengenai penerimaan bantuan teknologi Pirolisis – sebuah inovasi pengelolaan sampah dan limbah termal yang ramah lingkungan dan tepat guna.
Mengenal Bappenas dan Peran Strategis Menteri PPN
Bagi masyarakat luas, keterlibatan Bappenas dalam mendukung program keumatan ini merupakan sebuah langkah yang sangat signifikan. Bappenas atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perencanaan pembangunan nasional secara holistik. Secara kelembagaan, pucuk pimpinan tertinggi lembaga ini memegang posisi ganda, yakni sebagai Kepala Bappenas sekaligus menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Menteri PPN).

Pada susunan Kabinet Merah Putih saat ini, lembaga vital perumus arah pembangunan negara tersebut dinakhodai oleh Bapak Rachmat Pambudy. Dalam menjalankan tugas berat merajut rencana pembangunan Nusantara, Menteri PPN Rachmat Pambudy dibantu oleh jajaran birokrat profesional dan pakar teknis mumpuni. Struktur inti ini meliputi Wakil Menteri PPN / Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard, Sekretaris Utama Teni Widuriyanti yang mengordinasikan pembinaan administrasi, serta Inspektur Utama Wisaksana sebagai unsur pengawas internal.
Selain itu, Bappenas juga diperkuat oleh deretan Deputi Bidang (seperti Ekonomi, Pembangunan Manusia, Sarana Prasarana, hingga Pendanaan Pembangunan) serta Staf Ahli dan Dewan Pakar yang memberikan masukan strategis. Kehadiran Puskor Hindunesia di hadapan para pemangku kebijakan ini membuktikan bahwa aspirasi umat Hindu dan kelestarian Bali menjadi bagian integral dari perhatian pembangunan nasional.
Sinergi Lintas Kelembagaan untuk Palemahan Bali
Dalam merealisasikan program pengelolaan limbah inovatif ini, Puskor Hindunesia tidak berjalan sendiri. Langkah pelestarian ini digerakkan melalui sinergi dan kolaborasi erat bersama Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) serta Yayasan Bali Pemersatu Nusantara (BPN).
Sinergitas elemen-elemen ini diharapkan mampu memberikan solusi konkret, modern, dan berkelanjutan atas pelik permasalahan sampah yang kerap mengancam ekosistem pariwisata dan spiritual di Bali. Langkah ini sangat selaras dengan implementasi ajaran agung Tri Hita Karana, khususnya dalam merawat keharmonisan hubungan manusia dengan alam sekitar (Palemahan).
Wujud Nyata Pengabdian Relawan Dharma
Dukungan penuh dari Bappenas di bawah kepemimpinan Rachmat Pambudy menjadi katalisator positif bagi gerakan swadaya keumatan. Keterlibatan Puskor Hindunesia dalam mengawal inisiatif bantuan Pirolisis ini kembali menegaskan bahwa organisasi Relawan Dharma ini tidak hanya eksis pada ranah ritual, advokasi, dan sosial-kemanusiaan semata. Puskor Hindunesia terbukti berdiri di garda terdepan dalam aksi nyata menjaga kelestarian bumi (Pertiwi).
Melalui semangat pengabdian tanpa pamrih, Puskor Hindunesia berharap sinergi erat bersama Bappenas, IKA Unpad, dan Yayasan BPN ini dapat segera diimplementasikan. Langkah kolaboratif ini menjadi wujud nyata sumbangsih umat Hindu bagi terwujudnya pembangunan Bali yang bersih, tangguh, lestari, dan berwawasan lingkungan.
Bangga, Bangkit, Bangun! JAYA HINDUNESIA!
FAQ – Pertanyaan Umum
Apa agenda utama pertemuan Puskor Hindunesia dengan Bappenas?
Puskor Hindunesia mendapat kehormatan diundang makan siang dan beraudiensi dengan pimpinan Bappenas untuk membahas sinergi pengelolaan lingkungan, khususnya terkait penerimaan bantuan inovasi pengolahan sampah (Pirolisis) bagi pelestarian Palemahan Bali.
Apa itu Bappenas dan siapa pimpinannya di Kabinet Merah Putih?
Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional) adalah lembaga pemerintah nonkementerian yang merumuskan perencanaan pembangunan nasional. Pimpinan tertingginya saat ini adalah Menteri PPN / Kepala Bappenas, Bapak Rachmat Pambudy, yang didampingi oleh Wakil Menteri Febrian Alphyanto Ruddyard.
Siapa saja pihak yang berkolaborasi dalam program bantuan Pirolisis tersebut?
Program pelestarian lingkungan ini merupakan buah kerja sama lintas kelembagaan antara Puskor Hindunesia, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad), dan Yayasan Bali Pemersatu Nusantara (BPN).
Mengapa Puskor Hindunesia turut andil dalam urusan pengolahan sampah dan lingkungan?
Keterlibatan ini adalah wujud implementasi nyata ajaran Tri Hita Karana di ranah Palemahan (harmoni manusia dengan alam). Puskor Hindunesia berkomitmen aktif melestarikan alam Bali demi kesejahteraan umat dan kelangsungan ekosistem di masa depan.















